Sunday, October 31, 2010

Bali..I Miss You

My Old Stock of Photo
next time I'll come back to give each of them proper description
it 2 AM in the morning so I think I'll let my writing skill to sleep

-Y-



Monday, October 25, 2010

My second test for the day

this is my second post to test this web integration

xoxo,

_Y_

Monday, October 18, 2010

Thailand beauty

This is one of my journey this year, 2010, to Thailand with my family.
lots of people going to thailand this year, either bangkok or phuket, related to which promo ticket they're getting hihihi..
I'm lucky enough to get both of them. but maybe I'll be visiting them sometime in the future not to soon I guess..
I hope my friends journey from pt M as good as mine..share your story with me..
my other pic will be posted sometime near the future, just need some time, motivation and appreciation..so wish me luck..






Tuesday, March 23, 2010

WUJUD CINTA


Namaku berinisial A, sebut saja "Bunga" :) . Suami saya adalah seorang insinyur, saya mencintai sifatnya
yang alami
dan saya menyukai perasaan hangat yang muncul di hati saya ketika saya
bersandar dibahunya yang bidang.
Tiga tahun dalam masa perkenalan, dan dua tahun dalam masa pernikahan, saya
harus akui, bahwa saya mulai merasa lelah, alasan-2 saya mencintainya dulu
telah berubah menjadi sesuatu yang menjemukan.
Saya seorang wanita yang sentimentil dan benar-2 sensitif serta berperasaan
halus.
Saya merindukan saat-saat romantis seperti seorang anak yang menginginkan
permen.
Tetapi semua itu tidak pernah saya dapatkan.
Suami saya jauh berbeda dari yang saya harapkan. Rasa sensitif-nya kurang.
Dan ketidakmampuannya dalam menciptakan suasana yang romantis dalam
pernikahan kami telah mementahkan semua harapan saya akan cinta yang ideal.

Suatu hari, saya beranikan diri untuk mengatakan keputusan saya kepadanya,
bahwa saya menginginkan perceraian.
"Mengapa?", dia bertanya dengan terkejut.
"Saya lelah, kamu tidak pernah bisa memberikan cinta yang saya inginkan"
Dia terdiam dan termenung sepanjang malam di depan komputernya, tampak
seolah-olah sedang mengerjakan sesuatu, padahal tidak.
Kekecewaan saya semakin bertambah, seorang pria yang bahkan tidak dapat
mengekspresikan perasaannya, apalagi yang bisa saya harapkan darinya?
Dan akhirnya dia bertanya, "Apa yang dapat saya lakukan untuk merubah
pikiranmu?".

Saya menatap matanya dalam-dalam dan menjawab dengan pelan, "Saya punya
pertanyaan untukmu, jika kamu dapat menemukan jawabannya di dalam hati saya,
saya akan merubah pikiran saya: Seandainya, saya menyukai setangkai bunga
indah yang ada di tebing gunung dan kita berdua tahu jika kamu
memanjat gunung itu, kamu akan mati. Apakah kamu akan melakukannya untuk
saya?"
Dia termenung dan akhirnya berkata, "Saya akan memberikan jawabannya besok."
Hati saya langsung gundah mendengar responnya.

Keesokan paginya, dia tidak ada dirumah, dan saya menemukan selembar kertas
dengan coret-2an tangannya dibawah sebuah gelas yang berisi susu hangat yang
bertuliskan....
"Sayang, saya tidak akan mengambil bunga itu untukmu, tetapi ijinkan saya
untuk menjelaskan alasannya."
Kalimat pertama ini menghancurkan hati saya.
Saya melanjutkan untuk membacanya kembali.

"Kamu bisa mengetik di komputer dan selalu mengacaukan program di PC-nya dan
akhirnya menangis di depan monitor, saya harus memberikan jari-2 saya supaya
bisa membantumu dan memperbaiki programnya."
"Kamu selalu lupa membawa kunci rumah ketika kamu keluar rumah, dan saya
harus memberikan kaki saya supaya bisa mendobrak pintu, dan membukakan pintu
untukmu ketika kamu pulang.".
"Kamu suka jalan-2 ke luar kota tetapi selalu nyasar di tempat-tempat baru
yang kamu kunjungi, saya harus menunggu di rumah agar bisa memberikan mata
saya untuk mengarahkanmu."
"Kamu selalu pegal-2 pada waktu 'teman baikmu' datang setiap bulannya, dan
saya harus memberikan tangan saya untuk memijat kakimu yang pegal."

"Kamu senang diam di rumah, dan saya selalu kuatir kamu akan menjadi 'aneh'.
Dan aku harus membelikan sesuatu yang dapat menghiburmu di rumah atau
meminjamkan lidahku untuk menceritakan hal-hal lucu yang aku alami hari
ini."
"Kamu selalu menatap komputermu, membaca buku dan itu tidak baik untuk
kesehatan matamu, saya harus menjaga mata saya agar ketika kita tua nanti,
saya masih dapat menolong mengguntingkan kukumu dan mencabuti ubanmu."
"Tanganku akan memegang tanganmu, membimbingmu menelusuri pantai, menikmati
matahari pagi dan pasir yang indah.
Menceritakan warna-2 bunga yang bersinar dan indah seperti cantiknya
wajahmu".

"Tetapi sayangku, saya tidak akan mengambil bunga itu untuk mati.
Karena, saya tidak sanggup melihat air matamu mengalir menangisi
kematianku."
"Sayangku, saya tahu, ada banyak orang yang bisa mencintaimu lebih dari saya
mencintaimu."
"Untuk itu, sayang, jika semua yang telah diberikan tanganku, kakiku,
mataku, tidak cukup bagimu.
Sayang, aku tidak bisa menahan dirimu mencari tangan, kaki, dan mata lain
yang dapat membahagiakanmu."
Air mata saya jatuh ke atas tulisannya dan membuat tintanya menjadi kabur,
tetapi saya tetap berusaha untuk membacanya kembali.

"Dan sekarang, sayangku, kamu telah selesai membaca jawaban saya.
Jika kamu puas dengan semua jawaban ini, dan tetap menginginkanku untuk
tinggal di rumah ini, tolong bukakan pintu rumah kita, saya sekarang sedang
berdiri disana menunggu jawabanmu."
"Jika kamu tidak puas, sayangku, biarkan aku masuk untuk membereskan
barang-barangku, dan aku tidak akan mempersulit hidupmu.
Percayalah, bahagiaku bila kau bahagia.".

Saya segera berlari dan membuka pintu dan melihatnya berdiri di depan pintu
dengan wajah penasaran sambil tangannya memegang susu dan roti kesukaanku.
Oh, kini saya tahu, tidak ada orang yang pernah mencintai saya lebih dari
dia mencintaiku.

Itulah cinta, di saat kita merasa cinta itu telah berangsur-angsur hilang
dari hati kita karena kita merasa dia tidak dapat memberikan cinta dalam
wujud yang kita inginkan, maka cinta itu sesungguhnya telah hadir dalam
wujud lain yang tidak pernah kita bayangkan sebelumnya.
Seringkali yang kita butuhkan adalah memahami wujud cinta dari pasangan
kita, dan bukan mengharapkan wujud tertentu.
Karena cinta tidak selalu harus berwujud "bunga".

Diambil dari Blog seseorang..dengan perubahan minor yg tak bearti

Wednesday, November 19, 2008

Lembongan Trip

On early weeks on this month, me and my collages going to Nusa Lembongan to refresh our mind from hectic life and continous workload.
we're going to nusa lembongan because we heard that nusa lembongan is a small island with good view and terrific underwater life for snorkeling or diving.
we only 2 days over there but it's more than enough for me. the place is great but if we going to be much longer there, I don't think my rupiah enough for me to life this month. huahahaha..

The first day we are headed to Sanur to catch a ride using a public boat that I believe called Jukung, a transportation boat that been used for bring food and supplies, and the ride itself take approximately one and a half hour, which I enjoy, but not so with my friends, many of them got sea sick and some got puked, and one of them puking..
after we arrive we check in into a nice little hotel, and take a rest a bit while eating lunch.
after that we went for snorkeling. into two points.
I don't quite remember the name of both of the points, but what I do know, is the second place, not so good. first the water is so cold and the second is deep ( we didn't get the life jacket ) - this is one of many reason I hate my what so called Amateur EO, for promising many thing and not keep it, and still make a hole into my pocket. But I liked the first Point, this is my first snorkling, take a time for get used to it, but once you got it, it's one of the best experience I've ever had so far.

Later at night we made BBQ which ended with many food wasted T T
It's because there're people that canceling their trip with us. But the food already bought.

The Second day we went for trekking at the mountain. and have a little photo session, luckily we have many capable photographer with us :p
and before we went home by a boat, we went circling the island by using a car.

that's our sweet journey, even though I've got sunburn but I still enjoy the moments and I cherished it.
Thanks to all my friend who's going with me. Can't wait for our next adventure. c ya

Wednesday, October 8, 2008

Diakah “soulmate-ku?”

Baru-baru ini seorang rekan - sebut saja Johan - curhat
pada saya, "Gue
sedang jatuh cinta ama Lisa. Gue rasa, dialah soulmate gue
yang sebenarnya."

Lisa adalah staf yang baru bekerja setahun di tempat kerja
kita.
Wajahnya memang cantik. Tubuhnya imut-imut kecil, kulitnya
putih,
potongan tubuhnya sangat seksi dan menarik. Apalagi
busananya... .
hmm.... rasanya Anda tidak akan sanggup melepaskan
pandangan Anda pada busananya yang "super irit" atas-bawah.

Anda menangkap ada yang aneh dari curhat teman saya? Tentu
tidak. Tapi
gimana kalau Anda mengetahui latar belakang Johan yang
sebenarnya telah
punya istri dan 3 orang anak? Tentu Anda akan seperti saya,
mencak-mencak!

"Gile lo. Kan elo udah nikah. Artinya istri lo tuh ya
soulmate-mu. "

"Bukan," bantahnya. "Istriku adalah istriku.
Tapi soulmate-ku adalah Lisa."

APA ITU SOULMATE?

Gosh...!!! Dunia emang sudah gak beres ya? Ada aja alasan
yang dipakai
orang untuk membenarkan tindakan keliru yang dibuatnya.
Saya pun baru
menyadari kalau diam-diam, Johan dan Lisa sudah berhubungan
sangat dalam
selama lebih dari setahun belakangan ini. Padahal di
kantor, keduanya
tidak pernah bertutur sapa - apalagi saling lirik -
seolah-olah mereka
saling bermusuhan. Gak tahunya, di balik itu semua, mereka
sedang
bermain sandiwara.

Tapi omong-omong, apa sih Soulmate itu? Masing-masing orang
punya
pandangan sendiri. Bagi saya, Soulmate adalah pasangan
hidup yang kita
temukan saat melakukan sosialisasi dengan lingkungan.
Ketika kita
menemukan seorang lawan jenis yang cocok dalam
bercakap-cakap,
bertingkah laku, dan kesenangan / hobi, maka ada
kemungkinan dialah
soulmate kita. Dan ketika kita memutuskan untuk menikahi
lawan jenis
kita, saat itulah kita telah menemukan SOULMATE kita itu.

Soulmate ibarat "sesuatu" yang hilang dalam hidup
kita, yang kita cari
seumur hidup untuk melengkapi kekosongan jiwa kita. Dia
adalah bagian
tulang rusuk kita, yang terambil pada saat Allah melakukan
penciptaan di
muka bumi ini. Dia adalah "YANG TERBAIK" dari
Allah karena Allah melihat
ciptaan-Nya "baik adanya" (lihat Kejadian 1).


APAKAH "SOULMATE" KITA LEBIH DARI 1?

Allah jelas mengatakan dalam Kejadian 1, bahwa
Soulmate kita
hanyalah 1 orang. Lihatlah teladan yang diberikan Allah.
Dia menciptakan
HANYA 1 orang Adam dan 1 orang Hawa. Ketika mereka jatuh
dalam dosa,
Allah TIDAK PERNAH menciptakan lagi manusia lain. Adam dan
Hawa
bersama-sama berjuang dalam kesusahan sebagai manusia
pendosa. Mereka
mengisi bumi dengan keturunan-keturunan mereka dengan jerih
payah dan
perjuangan yang luar biasa. Renungkan Kejadian 1, di mana
hanya ADAM dan
HAWA yang berjuang. Tidak ada Pria Lain dan tidak ada
Wanita Lain. Hanya berdua.


Artinya : SOULMATE itu hanya 1. Engkau telah menemukan
SOULMATE-mu
ketika kau memutuskan untuk menjalankan sisa hidupmu
bersama dengannya
SELAMANYA, yaitu saat kalian memutuskan untuk menikah.


MUNGKINKAH AKU KELIRU MEMILIH "SOULMATE"?

Mencari soulmate ibarat mencari kunci gembok di lautan
kunci. Ada jutaan
kunci, tapi hanya ada 1 yang tepat untuk membuka gembok.
Anda punya
waktu untuk mencari. Tapi waktu Anda tidaklah banyak.
Karena itu, Anda
butuh "Ahli Kunci" yang mampu memilihkan kunci
yang tepat untuk Anda.
Siapa dia? Dialah ALLAH. Ketika kau sedang dalam
pencarian
pasangan, doakanlah dia. SELALU. Mulai dari engkau baru
pertama kali
mengenalnya, hingga pacaran, dan menikah.

Anda SALAH BESAR jika berkata telah keliru memilih
"Soulmate". Jika dia
bukan "soulmate"-mu, maka kalian tidak akan
pernah menikah. Ingatlah,
perjumpaanmu dengan seseorang bukanlah kebetulan. Semuanya
sudah diatur
oleh Allah. Mintalah bimbinganNya agar Anda tidak keliru
memilih.


Tapi bagaimana kalau pasangan kita bersikap kasar? Ringan
tangan? Jorok?
Menyebalkan? Memuakkan? "Jika dia benar-benar
"soulmate"-ku, tentu tidak
akan demikian padaku." Benarkah?


Anda harus belajar pada diri dan tubuh Anda sendiri. Ketika
susah buang
air besar, apakah Anda akan berdiam diri? Anda tentu akan
berusaha
sekuat tenaga agar Anda bisa buang air. Entah makan pepaya,
pencahar,
apapun. Pernahkah terpikir untuk mendiamkan saja? "Toh
ada mulut,
hidung, atau telinga. Kalo gak bisa keluar lewat pantat,
masih ada
"lubang" lain yang bisa dipakai feses untuk
keluar."


Logikanya kan begitu? Tapi mekanisme tubuh tidak demikian.
Anda justru
berusaha agar feses keluar sesuai "tempatnya".
Lewat pantat. Bukan lewat
hidung atau mulut Anda. Mengapa demikian? Karena tubuh dan
diri Anda
adalah "soulmate". Kalian tahu apa yang harus
dilakukan dan kalian
saling bekerja sama agar segalanya berjalan semestinya.


Ketika Anda tahu pasangan Anda menyebalkan, memuakkan,
menjijikkan, Anda
harus mengarahkan pasangan Anda. Cari penyebabnya, dan
bersama
dengannya, mengubah hal yg menyebalkan Anda itu. Itulah
fungsi
"soulmate". Anda membantu pasangan Anda mengisi
apa yang kurang darinya.
Dan pasangan mengisi apa yang kurang dari Anda. Dengan
demikian, pada
akhirnya semua berjalan sebagai mana mestinya.


RISALAH

Yang harus Anda ingat : Soulmate memang sesuatu yang hilang
dalam hidup
kita. Tapi engkau sebenarnya telah menemukannya ketika
memutuskan untuk
menjalani sisa hidupmu bersamanya dalam ikatan pernikahan.
Nonsens-lah
Anda berkata telah "keliru memilih soulmate". Itu
artinya Anda tidak
berani mengambil tanggung jawab atas pilihan Anda sendiri.
Ketika Anda
berpikir Anda salah memilih "soulmate", bukalah
Kejadian 1 dan
renungkanlah perjuangan Adam dan Hawa BERDUA dalam
menjalani hidup.
Apakah mereka keliru memilih "soulmate"? Jika
benar mereka keliru,
harusnya Allah memberikan lebih banyak "pilihan"
pada Adam dan Hawa kan?
Faktanya : Allah tetap mempertahankan mereka berdua sebagai
pasangan
karena Allah ingin mengajarkan hidup setia. (Bayangkan,
tulang rusuk
kita ada 22 pasang. Jika saja Hawa bukan
"soulmate" Adam, Allah bisa
saja menciptakan 22 perempuan dan 22 laki-laki untuk
dipilih oleh Adam dan Hawa).


So... buat sobatku, Johan. Nasihatku padamu - dan aku tidak
bosan2-nya
untuk menasihatimu akan hal ini - lupakan Lisa. Dia bukan
"soulmate"mu.
Kembali pada keluargamu. Cintailah mereka sepenuh hatimu.

Dan buat rekan2 yang punya selingkuh di luar sana, apapun
alasan kalian
pada pasanganmu (mereka cerewetlah, joroklah, tidak perduli
padamu,....), ingatlah bahwa kalian dipersatukan Tuhan dalam tali
pernikahan
bukan tanpa alasan. Anda punya arti dalam hidup pasanganmu.
Coba...
perbaiki hubunganmu dengannya. Dialah
"soulmate"mu yang sebenarnya.

Saturday, October 4, 2008

Conquer Mt. Batur

Batur..akhirnya setelah dari bulan mei yg lalu ingin mendaki ke Batur akhirnya Lebaran ini kesampaian juga kesana..
setelah perjuangan yg tidak sedikit..dan sudah hampir tidak jadi, akhirnya kami ber 13 pergi dengan motor ke Kintamani, setelah sebelum nya beberapa dari kami makan ketupat lebaran dolo wkk slurrp..
sesampainya di kintamani kami check in di hotel yg sudah di book sebelumnya lalu memutuskan berjalan2 di daerah sekitar sambil melihat danau batur dan mencari start point untuk mendaki puncak gunung Batur.. setelah beberapa kali tersesat syukurlah kami bisa menemukan tempatnya dengan selamat.

Ternyata perjalanan mendaki ke atas cukup melelahkan belum lagi jalanan yg cukup gelap dan banyak rintangan, tapi dengan bantuan dari semua pihak dan atas rahmat yg kuasa kami bisa sampai puncak tepat pada waktunya dan melihat Sunrise yg begitu indah.
berikut foto2nya yg lain menyusul